Dear Blogary,
my first poem.
dated Oct 2008
Si Pencuri
kunamakan dia si pencuri.
ketika kau tergerak untuk bertanya apa, siapa, dan mengapa
sebenarnya jawabnya sudah tersedia dibaliknya.
si pencuri yang datang mencongkel semua rasa ketertarikan
membongkar semua kunci perhatian, seraya mengoyak semua tabir rasa yang ada.
si pencuri yang membuat waktu ini tersita dengan tingkahnya
dengan pongah dia berkata “Hai tuan, jika celah itu hadir untukku, kau pasti jadi milikku”
semua rasa campur aduk menjadi satu,
lemah tak berdaya oleh pesona,
akupun berseru “boleh ambil aku, tapi biarkan aku saja yang akan memilikimu, nanti.”