Dear Blogary,
kembali lagi masih KP di Kemitraan/Partnership, sambil menunggu waktu makan siang, saya sedikit berfilosofi tentang waktu

Kalau Menurut Merriam-Webster Online Dictionary
Waktu/Time adalah:

- Main Entry:
- 1time

- Pronunciation:
- \ˈtīm\
- Function:
- noun
- Etymology:
- Middle English, from Old English tīma; akin to Old Norse tīmi time, Old English tīd — more at tide
- Date:
- before 12th century
1 a: the measured or measurable period during which an action, process, or condition exists or continues : duration b: a nonspatial continuum that is measured in terms of events which succeed one another from past through present to future c: leisure <time for reading>2: the point or period when something occurs : occasion3 a: an appointed, fixed, or customary moment or hour for something to happen, begin, or end <arrived ahead of time> b: an opportune or suitable moment <decided it was time to retire> —often used in the phrase about time<about time for a change>4 a: a historical period : age b: a division of geologic chronology c: conditions at present or at some specified period —usually used in plural <times are hard><move with the times> d: the present time <issues of the time>5 a: lifetime b: a period of apprenticeship c: a term of military service d: a prison sentence6: season <very hot for this time of year>7 a: rate of speed : tempo b: the grouping of the beats of music : rhythm8 a: a moment, hour, day, or year as indicated by a clock or calendar <what time is it> b: any of various systems (as sidereal or solar) of reckoning time9 a: one of a series of recurring instances or repeated actions <you’ve been told many times> bplural (1): added or accumulated quantities or instances <five times greater> (2): equal fractional parts of which an indicated number equal a comparatively greater quantity <seven times smaller> <three times closer> c: turn <three times at bat>10: finite as contrasted with infinite duration11: a person’s experience during a specified period or on a particular occasion <a good time> <a hard time>12 a: the hours or days required to be occupied by one’s work <make up time> <on company time> b: an hourly pay rate <straight time> c: wages paid at discharge or resignation <pick up your time and get out>13 a: the playing time of a game b: time-out 114: a period during which something is used or available for use <computer time>
— at the same time
: nevertheless, yet <slick and at the same time strangely unprofessional — Gerald Weaks>
— at times
: at intervals : occasionally
— for the time being
: for the present
— from time to time
: once in a while : occasionally
— in no time
: very quickly or soon
— in time
1: sufficiently early2: eventually3: in correct tempo <learn to play in time>
— on time
1 a: at the appointed time b: on schedule2: on the installment plan
— time and again
dari definisi di atas saya mengambil tiga poin yang menarik..
- “measurable period”,
- “nonspatial continuum”,
- “past-present-future”,
measurable period/ Periode yang terukur:
- 12 Bulan dalam 1 tahun
- 52 Minggu dalam 1 tahun
- 4 Minggu dalam 1 Bulan
- 30/31/28/29 Hari dalam 1 Bulan
- 365 Hari dalam 1 tahun (kecuali kabisat)
- 24 Jam dalam 1 Hari
- 60 Menit dalam 1 Jam
- 60 Detik dalam 1 Menit
Jika sekarang Saya berusia 20 Tahun lewat 6 bulan
Saya sudah menghabiskan waktu sebanyak
20x 12 bulan + 6 bulan = 246 bulan
246 x 4 Minggu = 984 Minggu
984 x 7 Hari = 6888 Hari
6888 x 24 Jam = 165312 Jam
165312 x 60 Menit = 9918720 Menit
9918720 x 60 Detik =595123200 Detik
Jadi sejauh ini saya terus menghabiskan +/- 595123200 detik
+1 detik
+1 detik
+1 detik
+1 detik
+1 detik
+1 detik
udah ah…
menghabiskan waktu kita sama saja dengan menghabiskan hidup kita, kita semakin tua dan pasti semuanya mati, masalah kehidupan setelah kematian itu petualangan iman setiap pribadi masing-masing pada sang Khalik Alam Semesta.
konsep awet muda hanya sebagai topeng untuk mengobati kesedihan manusia dimakan usia, obat-obat anti-aging, therapy, suntik botox, kosmetika, dll. justru mempercepat penuaan karena ketika proses itupun memakan waktu yang berarti memakan usia kita…
Waktu=Usia

Seringkali kita mendengar manusia mengeluh bahwa waktu terlalu cepat, tetapi kesimpulan awal saya adalah:
waktu tidak pernah terlalu cepat, Manusia yang terlalu lambat…
“How we spend our days is, of course, how we spend our lives.”
Tschüss!
Kairos (καιρός) adalah suatu kata Yunani kuno yang berarti ” saat yang tepat atau yang benar”. Dimana bahasa Yunani kuno mempunyai dua kata untuk waktu, chronos dan kairos. Sedang yang terdahulu mengacu pada menurut kronologis atau urutan waktu, yang belakangan menandakan ” diantara suatu waktu “, sementara periode waktu yang tak dapat ditentukan sebagai ” sesuatu yang “khusus” terjadi. Apa sesuatu yang khusus adalah tergantung pada siapa yang sedang menggunakan kata itu. Sedangkan chronos kwantitatif, kairos mempunyai suatu yang bersifat natural (maksudnya yang terdahulu = kronos, yang belakangan = kairos)
Waktu “Chronos” atau runtutan –>kronologis –> kwantitatif –> ini lah “waktu” yang lebih sering digunakan oleh manusia, yang membatasi manusia while dia sendiri dibatasi oleh manusia ke dalam hari, minggu, bulan, tahun, abad, millenium, serta jam, menit, detik.
Kairos adalah sesuatu yang khusus –> maksudnya adalah seperti “waktu untuk bekerja”. Gak ada satuan yang kwantitatif untuk menentukan waktu untuk bekerja. U just know that by “this is the time” tapi gak ada tepatnya kapan, karena gak kwantitatif. Tolak ukurnya adalah ketika kamu sudah siap untuk bekerja itu tadi, secara pemikiran, perbekalan, dan mental –> meskipun seringkali dipaksakan dibuat satuan kwantitatif rata2 pria umur 21 tahun, atau ada jg yang memberlakukan usia 17 tahun. Selain itu adalah “waktu untuk berhenti menyusu”. Sekalipun manusia gak mengenal kronos, tetep aja, tau kapan bayi harus berhenti menyusu.Nyatanya hewan gak kenal kronos jg tau kapan bayinya musti berhenti menyusu. Dan itu jg termasuk “waktu untuk mati”.
Jadi, ternyata, manusia tetap dibatasi oleh waktu, meskipun ia tidak bersikap subjektif terhadap waktu, atau dia tidak membatasi waktu. Tapi tetap tidak mengubah hipotesa bahwa “subjectivity” yang membatasi manusia, karena tetep aja, jika manusia tidak menjadi subjective (akibat makan buah pengetahuan baik dan jahat –> mengerti tentang baik dan jahat –> subjective), dia tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, karena ia tinggal di dalam kekekalan.
Klo dijabarkan lebih lanjut, akan nyambung ke mana2 karena berhubungan satu sama lain (antara lain masalah “free will”).Better klo dilanjutin lagi nanti ketika bisa bertatap muka.
Terima Kasih Bung Mitch, Anda adalah Socrates Jaman Ini, asal jangan mati muda aja.. hahaha..